.jpg)
Telah hadir, museum satwa konon terbesar di Indonesia, Minggu (27/12/2009) siang, diresmikan dan terbuka untuk umum. Museum satwa yang terletak di Kelurahan Temas, Kota Batu, menjadi ikon baru Kota Wisata itu.
Dengan memanfaatkan lahan 15 hektar, lokasi musem satwa yang berada di bawah lereng Gunung Panderman, menambah suasana sekitar museum menjadi asri dan nyaman bagi pengunjung.
Berdiri megah, museum satwa yang mematok harga tiket masuk Rp 25.000 per orang itu, langsung diserbu parg pengunjung saat mulai dibuka untuk umum pada pukul 12.00. Tak ayal, dalam dua jam saja, jumlah pengunjung sudah di atas 1.000 orang. “Untuk tiket, kita beri diskon hingga beberapa hari ke depan. Untuk warga Batu yang ber-KTP asli Batu, akan dapat potongan 50%. Sedang pengunjung dari daerah lain, kita juga masih memberi diskon khusus 20%,” ungkap Titik Ariyanto, Humas Museum Satwa.
Menurut humas tersebut, di museum satwa ini dipamerkan berbagai macam jenis hewan langka dari beberapa belahan dunia. Selain dari hewan terkecil berbentuk serangga, beraneka macam jenis burung dan mamalia darat serta laut ikut menghiasi nuansa museum yang dirancang bak habitat asli binatang tersebut.“Kami ingin menghadirkan nuansa museum yang beda dengan sebelumnya. Visi kami juga ingin memberikan liburan dengan bernuansa edukatif. Kenapa? karena dengan mengunjungi museum satwa, mereka bisa mengenal sekaligus menambah ilmu pengetahuan mereka tentang spesies berikut asal usulnya,” ucap Sudariono, Manager Pengelola Museum Satwa.
Dengan dibukanya museum satwa itu, praktis Batu yang punya julukan kota wisata kini menambah koleksi tempat wisata baru. Sebelumnya, Batu juga sudah punya Jawa Timur Park yang penuh dengan petualangan seru berikut taman bermain yang penuh edukatif.Selain itu, BNS atau Batu Night Spectacular e yang menjual aneka wahana permainan seru macam bianglala dan flying tornado ditambah permainan sinar laser, kini harus berbagi tempat dengan munculnya wahana wisata baru museum satwa.[air/yog]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar